Pertemuan pertama di bulan Agustus itu menumbuhkan kenyamanan yang begitu dalam. Setelah enam bulan menjalani kebersamaan, aku memantapkan hati untuk melangkah lebih jauh, memilihmu sebagai makmum dan menjadi imam bagi masa depan kita.
Pada bulan September, dengan penuh keyakinan aku memutuskan untuk melamar. Aku membawa kedua orang tuaku ke rumahmu, dan Alhamdulillah, engkau menyambut niat baikku dengan kesiapan untuk melamar.
Semoga rumah tangga yang kita mulai hari ini, di bulan dan tahun ini, senantiasa diliputi keberkahan menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Mari terus menguatkan, bersabar, dan saling memahami dalam setiap langkah kita. Tetaplah di sampingku, Istriku.
Tekan untuk membuka daftar tema undangan website link
Tekan untuk membuka daftar tema undangan video mp4